sehelai dua helai daun-daun kering jatuh dan menapak bumi
kutatapi dia lekat
kubaui aroma udara yg dia hembuskan
sebelum terlepas dari eratnya kaitan pada pohon
dihempas angin jatuh di undakan-undakan tanah
benar sajak alam pada tuhan
tak satupun kejadian dimuka bumi ini tanpa campur tangan sang penguasa
sejenak aku merenung pada filosofi daun
daun daun itu jatuh perlahan semakin mengering dan mengering
hingga habis di telan bumi
ketika dia rekat sampai lekat pada pohon
dia benar-benar tangguh
bila belum masanya lepas sekuat apapun badai menerjang
tak lepas dia dari pohon tempatnya berandai
walau penat dalam pekat.
nb: salah satu tulisan yg gue suka bahasanya ngena, dan gue agak takjub bisa main sama kata2 sebegini rupa.
Senin, 03 Januari 2011
Tahun baru 2011
selamat datang di tahun 2011 tahun dengan shio banteng terbang (yg ini gue ngarang).ini tulisan pertama gue di tahun 2011 ini setelah lama gue ga berkesah di dunia yg sangat nyaman ini.
kita bisa sampe di tahun ini setelah melewati tahun sebelumnya. yaitu tahun 2010, tahun yg menurut gue pribadi sih banyak banget kenangan nya. diantaranya kehidupan perkuliahan gue yg bergejolak.
dan kehidupan asmara gue yg galau, galau dan semakin galau tiap harinya. dan masih saja konstan dengan kegalauan nya di tahun 2011 ini yg bahkan baru memasuki awal.
hebat banget kan kegalauan gue, bahkan di awal tahun yg kebanyakan orang hepi-hepi kegalauan gue bahkan masih bertahan dan makin berjaya.
cukup, gue ga mau ngebahas masalah asmara gue yg sangat galau itu. gue mulai aja dr pokok bahasan malam tahun baru.
sebagian dari masyarakat indonesia pada umunya emang ngerasa penting banget ni malem di rayain dengan maksimal. misal di rayain dengan pesta pora.
BBQ party, konfoy kendaraan bermotor di jalan2 kota bahkan sampe kayang masal setahun dr 2010 sampe 2011(imajinasi gue bermain terlalu liar). tapi bagi gue yg sedang galau karna asmaraini, ni malem ga penting2 banget buat di rayain sebegitu meriahnya.
buktinya pada malem yg sakral bagi beberapa oknum (sebut saja bunga 15 thn korban penculikan) ini. gue cuman dudumadiko alias duduk duduk manis di kost.
yak emang begitu datar banget malam tahun baru bagi seorang mahasiswi labil dan terguncang kayak gue.
eiittss ga perlu pada kasihan deh ama gue. gue have fun aja sama semuanya kok. di malem tahun baru yg kelabu dan sendu itu gue emang sendirian di kost.
tp gue ga kehilangan pemikiran2 kreatif nan briliant gue. buat mengisi kekosongan ini gue siasati dengan nonton tipi, ngenet dan nonton tipi lagi.
well ya karena gue ga ada kerjaan di malam gegap gempita ini gue mulai berpikir untuk merubah gaya perayaan tahun baru.
kalo orang2 biasanya pada BBQan kenapa ga kita coba aja buat berbagi sama orang2 yg membutuhkan uluran tangan.
demi tema mozilla fire-fox gue yg bergambar 8 princess ini gue memohon kepada rekan2 sekalian untuk berbagi kepada sesama.
berbagi teman, berbagi!! (mata berkaca2 dengan posisi agak berlutut dan tangan menengadah).
maksa banget deh ya. dan gapenting juga buat gue ngatur cara orang merayakan tahun barunya.
lah yang tahun baruan juga mereka jadi ya suka2 mereka aja deh.
sekianlah ketidak jelasan gue dalam menyikapi tahun baru ini.
eh sebelum gue akhiri gue mau bilang makasih ke tetangga2 gue yg baik dan budiman yg telah dengan ikhlas memberikan gue tontonan
kembang api jedar jedur gratis dimalam tahun baru. thanks guys tanpa kalian gue ga tau mesti gimana (nyeka aer mata pake tisu).
dan SELAMAT TAHUN BARU 2011 ALL, wish this year better than last amin. salam galau dan terguncang, cheers ^^.
kita bisa sampe di tahun ini setelah melewati tahun sebelumnya. yaitu tahun 2010, tahun yg menurut gue pribadi sih banyak banget kenangan nya. diantaranya kehidupan perkuliahan gue yg bergejolak.
dan kehidupan asmara gue yg galau, galau dan semakin galau tiap harinya. dan masih saja konstan dengan kegalauan nya di tahun 2011 ini yg bahkan baru memasuki awal.
hebat banget kan kegalauan gue, bahkan di awal tahun yg kebanyakan orang hepi-hepi kegalauan gue bahkan masih bertahan dan makin berjaya.
cukup, gue ga mau ngebahas masalah asmara gue yg sangat galau itu. gue mulai aja dr pokok bahasan malam tahun baru.
sebagian dari masyarakat indonesia pada umunya emang ngerasa penting banget ni malem di rayain dengan maksimal. misal di rayain dengan pesta pora.
BBQ party, konfoy kendaraan bermotor di jalan2 kota bahkan sampe kayang masal setahun dr 2010 sampe 2011(imajinasi gue bermain terlalu liar). tapi bagi gue yg sedang galau karna asmaraini, ni malem ga penting2 banget buat di rayain sebegitu meriahnya.
buktinya pada malem yg sakral bagi beberapa oknum (sebut saja bunga 15 thn korban penculikan) ini. gue cuman dudumadiko alias duduk duduk manis di kost.
yak emang begitu datar banget malam tahun baru bagi seorang mahasiswi labil dan terguncang kayak gue.
eiittss ga perlu pada kasihan deh ama gue. gue have fun aja sama semuanya kok. di malem tahun baru yg kelabu dan sendu itu gue emang sendirian di kost.
tp gue ga kehilangan pemikiran2 kreatif nan briliant gue. buat mengisi kekosongan ini gue siasati dengan nonton tipi, ngenet dan nonton tipi lagi.
well ya karena gue ga ada kerjaan di malam gegap gempita ini gue mulai berpikir untuk merubah gaya perayaan tahun baru.
kalo orang2 biasanya pada BBQan kenapa ga kita coba aja buat berbagi sama orang2 yg membutuhkan uluran tangan.
demi tema mozilla fire-fox gue yg bergambar 8 princess ini gue memohon kepada rekan2 sekalian untuk berbagi kepada sesama.
berbagi teman, berbagi!! (mata berkaca2 dengan posisi agak berlutut dan tangan menengadah).
maksa banget deh ya. dan gapenting juga buat gue ngatur cara orang merayakan tahun barunya.
lah yang tahun baruan juga mereka jadi ya suka2 mereka aja deh.
sekianlah ketidak jelasan gue dalam menyikapi tahun baru ini.
eh sebelum gue akhiri gue mau bilang makasih ke tetangga2 gue yg baik dan budiman yg telah dengan ikhlas memberikan gue tontonan
kembang api jedar jedur gratis dimalam tahun baru. thanks guys tanpa kalian gue ga tau mesti gimana (nyeka aer mata pake tisu).
dan SELAMAT TAHUN BARU 2011 ALL, wish this year better than last amin. salam galau dan terguncang, cheers ^^.
Minggu, 25 Juli 2010
hatiku sama dengan hatinya...
mungkin kata-kataku terhadapmu membuat kau kecewa
betapa wanita yg selalu kau campakkan ini bisa dengan lantang menghardik setiap derai ucapmu
betapa wanita yg diam ini menumpahkan segala kepenatan atas cercaanmu
hei boy jangan kau pikir dalam diam ku selama ini aku tak merasa
aku merasa begitu dalam setiap goresan kata yg kau tusukan di ulu hatiku
kau tak akan mengerti betapa sakitnya ketajaman pisau lidahmu itu
dalam kebisuanku atas lisan mu itu
aku brpikir betapa bodohnya aku
membiarkan pisau mu menari-nari diatas luka yg sudah tertoreh dalam
aku mencoba membalut luka itu dengan perban seadaku
tapi kau tau seberapa kuat aku mencoba membalut luka ini
justru semakin kau perdalam dengan sayatan-sayatan teratur seolah telah kau persiapkan
bukan aku tak berusaha boy
segala usaha telah ku kerahkan
bahkan aku tutupi luka menganga ini di depan mu dan komplotanmu itu
boy aku wanita!
aku wanita!
kau dengar ini aku wanita!
sama seperti dia, kekasihmu yg selalu kau belai lembut rambutnya ketika sedang berduka.
kau lupa itu.
hatiku sama halusnya dengan hati wanita manapun.
aku sama rapuhnya dengan batang-batang ketegaran wanita manapun
aku bukanlah tipe teman yg tega membicarakan kebusukanmu itu pada orang banyak
ini lah caraku
memakimu dengan lantang tepat didepan mukamu
itulah caraku membuat kau menganga tak percaya
bahwa wanita yg kau permainkan dengan ucapan2 pahitmu itu
telah tak kuasa memegang kendali atas hatinya
yang telah terbalut puluhan bahkan ratusan lapisan perban
untuk menutupi luka mendalam yg selalu dipendam
ingat hati wanita yang telah tersayat
tak mungkin lagi bisa kembali seperti semula
kebentuk dimana tajamnya lidah belum menyentuh relung2 terdalam.
betapa wanita yg selalu kau campakkan ini bisa dengan lantang menghardik setiap derai ucapmu
betapa wanita yg diam ini menumpahkan segala kepenatan atas cercaanmu
hei boy jangan kau pikir dalam diam ku selama ini aku tak merasa
aku merasa begitu dalam setiap goresan kata yg kau tusukan di ulu hatiku
kau tak akan mengerti betapa sakitnya ketajaman pisau lidahmu itu
dalam kebisuanku atas lisan mu itu
aku brpikir betapa bodohnya aku
membiarkan pisau mu menari-nari diatas luka yg sudah tertoreh dalam
aku mencoba membalut luka itu dengan perban seadaku
tapi kau tau seberapa kuat aku mencoba membalut luka ini
justru semakin kau perdalam dengan sayatan-sayatan teratur seolah telah kau persiapkan
bukan aku tak berusaha boy
segala usaha telah ku kerahkan
bahkan aku tutupi luka menganga ini di depan mu dan komplotanmu itu
boy aku wanita!
aku wanita!
kau dengar ini aku wanita!
sama seperti dia, kekasihmu yg selalu kau belai lembut rambutnya ketika sedang berduka.
kau lupa itu.
hatiku sama halusnya dengan hati wanita manapun.
aku sama rapuhnya dengan batang-batang ketegaran wanita manapun
aku bukanlah tipe teman yg tega membicarakan kebusukanmu itu pada orang banyak
ini lah caraku
memakimu dengan lantang tepat didepan mukamu
itulah caraku membuat kau menganga tak percaya
bahwa wanita yg kau permainkan dengan ucapan2 pahitmu itu
telah tak kuasa memegang kendali atas hatinya
yang telah terbalut puluhan bahkan ratusan lapisan perban
untuk menutupi luka mendalam yg selalu dipendam
ingat hati wanita yang telah tersayat
tak mungkin lagi bisa kembali seperti semula
kebentuk dimana tajamnya lidah belum menyentuh relung2 terdalam.
Sabtu, 24 Juli 2010
hampa
kehampaan dari sudut hatiku mulai menjamah ke permukaan.
bahkan untuk setiap nafas yang aku hembuskan masih saja melafaskan kehampaan.
ketika disekeliling begitu riuh gaduh.
aku terjebak dalam diamnya kehampaan yang begitu dalam.
sebegitu berartikah dirimu wahai kekasih sampai merongrong setiap detik hentakan jantungku?
seberapa dalam bait-bait kasihmu merayap akan hatiku?
sejenak aku dalam kebingungan.
mengapa hal seperti ini menghampiriku?
bukankah aku pernah berikrar untuk tak menhindahkan mu lagi barang sedetikpun.
ikrar yang begitu lantang ku ucapkan.
agar seberapapun upaya mu mengoyahkan aku tetap pada ikrar sekuat batu karangku itu
lalu kemana semua itu?
sebegitu lemah kah aku hingga tak bisa lagi bertahan pada pegangan yg kuagungkan itu.
yang kuanggap lebih kokoh dari karang di lautan.
kini aku dalam kehampaan.
aku hampa.
aku hampa sedalam dalam hampa yang ada
apa kau tahu itu?
ketika ku tapaki jalan ini mereka menatapku dengan tatapan yg begitu dangkal.
kau pasti tau aku tak suka itu.
sebegitu berharganya kah dirimu untukku sampai dunia mencibirku.
aku tak benar-benar mengerti rasa macam apa yg telah kau berikan.
ketika mulai memudar kehampaan macam ini yg justru melandaku.
berikan aku penawar atas hampa yang telah tercipta.
aku tak ingin berlama-lama berkubang dalam kehampaan.
yang kian lama kian pasti menggerogotiku sampai habis.
mulai mengiris-iris nadiku dengan pisau tajam.
oh sungguh tak terperih lagi.
aku tak mau benar-benar tak mau.
bisakah kau bawakan penawarnya untuku.
walau aku harus melanggar ikrar yang dengan lantang kubuat itu.
segeralah kau datang dan bawa penawarmu.
aku masih menantimu di tempat biasa, dimana dulu kita acap kali bertemu.
tapi aku tak kuat menanti lama.
jika kau tak kunjung datang, maka aku berupaya mencari penawar di tempat lain.
sungguh aku hanya ingin terbebas dr rasa ini saja.
jauh di lubuk hati terdalamku aku benar-benar berharap kaulah yang akan membawa penawar itu.
tp kau tahu seberapapun besar keinginanku akan mu.
jauh lebih dalam lagi rasaku untuk terbebas dr kehampaan ini.
maka biarlah tuhan memberikan kuasanya atas waktu.
yang kian pasti akan menjawab tiap asa yang terlanjur kulabuhkan pada-Nya.
bahkan untuk setiap nafas yang aku hembuskan masih saja melafaskan kehampaan.
ketika disekeliling begitu riuh gaduh.
aku terjebak dalam diamnya kehampaan yang begitu dalam.
sebegitu berartikah dirimu wahai kekasih sampai merongrong setiap detik hentakan jantungku?
seberapa dalam bait-bait kasihmu merayap akan hatiku?
sejenak aku dalam kebingungan.
mengapa hal seperti ini menghampiriku?
bukankah aku pernah berikrar untuk tak menhindahkan mu lagi barang sedetikpun.
ikrar yang begitu lantang ku ucapkan.
agar seberapapun upaya mu mengoyahkan aku tetap pada ikrar sekuat batu karangku itu
lalu kemana semua itu?
sebegitu lemah kah aku hingga tak bisa lagi bertahan pada pegangan yg kuagungkan itu.
yang kuanggap lebih kokoh dari karang di lautan.
kini aku dalam kehampaan.
aku hampa.
aku hampa sedalam dalam hampa yang ada
apa kau tahu itu?
ketika ku tapaki jalan ini mereka menatapku dengan tatapan yg begitu dangkal.
kau pasti tau aku tak suka itu.
sebegitu berharganya kah dirimu untukku sampai dunia mencibirku.
aku tak benar-benar mengerti rasa macam apa yg telah kau berikan.
ketika mulai memudar kehampaan macam ini yg justru melandaku.
berikan aku penawar atas hampa yang telah tercipta.
aku tak ingin berlama-lama berkubang dalam kehampaan.
yang kian lama kian pasti menggerogotiku sampai habis.
mulai mengiris-iris nadiku dengan pisau tajam.
oh sungguh tak terperih lagi.
aku tak mau benar-benar tak mau.
bisakah kau bawakan penawarnya untuku.
walau aku harus melanggar ikrar yang dengan lantang kubuat itu.
segeralah kau datang dan bawa penawarmu.
aku masih menantimu di tempat biasa, dimana dulu kita acap kali bertemu.
tapi aku tak kuat menanti lama.
jika kau tak kunjung datang, maka aku berupaya mencari penawar di tempat lain.
sungguh aku hanya ingin terbebas dr rasa ini saja.
jauh di lubuk hati terdalamku aku benar-benar berharap kaulah yang akan membawa penawar itu.
tp kau tahu seberapapun besar keinginanku akan mu.
jauh lebih dalam lagi rasaku untuk terbebas dr kehampaan ini.
maka biarlah tuhan memberikan kuasanya atas waktu.
yang kian pasti akan menjawab tiap asa yang terlanjur kulabuhkan pada-Nya.
Minggu, 17 Januari 2010
16 januari 2010
hari ini ge mau balik ke kota gue karna liburan semester uda tiba. gue udah prepare semua perlengkapan gue buat mudik, di hari sebelumnya gue udah hunting beberapa oleh oleh titipan nyokap gue. gue dengan tas ransel yang udah siap di pundak plus sekantong oleh2 yang udah ready di tentengan. segera gue meluncur dr rumah sepupu gue menuju halte bus kota. karna dr rumah sepupu gue, gue musti naik bus kota dulu untuk sampe ke pool bus antar propinsi yang bakal nganter gue menuju kota gue. perjalanan gue dr rumah sepupu sampe tu halte musti ditempuh dengan becak, becak pun dengan mudah gue dapetin. sesampenya gue di halte gue udah ngeliat ada satu bus ke arah tujuan gue lagi ngetem. segera gue naik kebus itu dengan tentengan dan ransel gede gue tentunya. pertama gue biasa aja karna tu kernek bus ga ada respek2nya liat gue yg kesusahan buat naik karna kebanyakan barang. walopun dengan susah payah akhirnya gue bisa naik juga, dan gue milih kursi deket pintu belakang yang memang masih kosong. setelah gue naik gue langsung ngeraba kantong buat nemuin uang dua lembar seribuan yang bakal gue gunain buat bayar ni bus. karana peraturan disini jangan sekali2 membayar bus dengan uang gede kemungkinan sangat kecil untuk uang anda di kembalikan. akhirnya tu bus mulai merayap dr halte tempat gue naik sambil berhenti sesekali buat naikin penumpang. karena banrang gue yang banyak kerneknya langsung tereakin gue. "lo ambil dua tempat aja" katanya dengan nada kasar. buat gue ga masalah buat ngambil dua tempat ato 5 tempat sekalipun tp tu kernek ngomongnya sopanan dikit kek. disini emosi gue mulai kepancing. akhirnya gue ambil dua tempat tp di perjalanan ada seorang bapak paruh baya naik dan melihat2 kesekeliling. ga didapati lagi bangku kosong, alhasil dia ngeliat barang gue trus dia nannya dengan nada yg sangat bersahabat "permisi mb boleh saya duduk disisni" ucapnya dengan senyum. langsung aja gue tanggepin silahkan pak, segera gue tarik barang2 gue trus sebisanya buat gue pangku tu barang. pas gue bayar tu kernek mulai lagi mancing emosi gue "eh duit lo kurang! tambahin" katanya kasar. karna gue males ribut2 apalagi cuama gara2 duit serebu perak dong najis banget gue kalo sampe ribut. tapi gue lupa kalo gue udah ga punya duit kecil lagi alhasil gue kasih tu kernek pake duit 50rebu bakal bayar kekurangan gue yg di minta serebu perak itu.
setelah lama mengunggu kok ni kernek ga ada etiket baik ya buat ngembaliin duit gue. gue udah tambah emosi aja dibuatnya. bapak2 disamping gue td nanya "emang kurangnya berapa mb?" trus gue jawabin cuma serebu pak tp gue gak punya duit kecil lagi pak ucap gue yg udah nahan emosi. di kepala gue udah muter2 ratusan makian buat tu kernek bus kampret. dan belum kelar gue dengan segudang makian gue tu bapak tiba2 mangilin tu kernek bus "kembaliin duit 50 td" ucapnya ke kernek dengan nada tegas. tu kernek kayanya rada cemen juga dia balikin dah tu duit. trus bapakyna langsung ngasih selembar duit serebu buat tu kernek dan duit 50 gue dikembaliin. wah senengnya gue sampe terharu gue yg dr tadi udah siap dengan ribuan makian tiba2 terenyuh dengan sikap tu bapak. ternyata masih ada orang baik di kota ini ga berenti gue bilang makasih berkali2 buat tu bapak. lanjut tu bapak nanya ke gue "mau kemana mb?" gue jawabin saya mau pulang pak kebetulan udah libur kuliah. "oo" ucapnya ramah. langsung gue lanjutin saya juga ga ngerti pak ama tu kernek di bus bus yg laen ongkosnya juga segitu kok pak tapi ga tau kenapa ama yg ini dimintain lagi. trus tu bapak nanggepin "kali karna mb dikira orang baru"ucapnya lagi mungkin ya pak saya juga ga ngerti ucap gue. jujur gue rada nahan nangis pas tu bapak dengan ikhlas bayarin duit gue yg kurang, karna tu bapak udah sampe jd dia turun duluan. ga terasa gue udah sampe di tujuan gue akhirnya gue turun dengan susah payah dengan ransel dan tentengan gue. tu kernek nolongin gue dia ambil tentengan gue dia taro diluar duluan bukan ditaro tepatnya tapi di lempar ketepi jalan. mau ngamuk gue ama tu kernek sialan tp gue rasa juga percuma soalnya tuh bus kota udah lewat jauh.
dalam hati gue terharu dengan kebaikan hati bapak2 tua itu. tapi disisi lain gue miris sekaligus empet ama kelakuan tu kernek bus kampret sialan yg ga punya hati nurani. terlalu banyak kejadian kejam yg gue udah alami di kota ini kota yang bahkan bagi sekian orang bergidik apabila mendengar namanya. mulai dr kecopetan sampe ketidak ramahan sikap individunya udah pernah gue alami. pernah suatu hari gue hampir dibikin nangis sama mbak mbak spg toko pas gue mau nego harga dia bales gue pake ngenbentak. begitu banyak pengalaman yang menyakitkan hati di kota ini kota yang begitu gue benci dengan segala ketidak ramahan dan ketidak baikan nya. tapi tak bisa gue pungkiri disisi lain hati gue, gue begitu mencintai kota yang beberapa tahun kedepan akan menjadi permulaan masa depan gue. kota dimana tempat gue menimba ilmu mencicipi kejamn dan kerasnya hidup. walau kebencian gue terkadang membuncah gue tetap mencintaimu kota (gue ga ingin menyebut namanya). tapi untuk beberapa minggu kedepan gue bener2 bersyukur untuk pergi dr kota ini sejenak melepas penat dan emosi jiwa sampai jumpa lagi kira2 tiga minggu kedepan sampai masa liburan gue habis gue bakal balik lagi.
setelah lama mengunggu kok ni kernek ga ada etiket baik ya buat ngembaliin duit gue. gue udah tambah emosi aja dibuatnya. bapak2 disamping gue td nanya "emang kurangnya berapa mb?" trus gue jawabin cuma serebu pak tp gue gak punya duit kecil lagi pak ucap gue yg udah nahan emosi. di kepala gue udah muter2 ratusan makian buat tu kernek bus kampret. dan belum kelar gue dengan segudang makian gue tu bapak tiba2 mangilin tu kernek bus "kembaliin duit 50 td" ucapnya ke kernek dengan nada tegas. tu kernek kayanya rada cemen juga dia balikin dah tu duit. trus bapakyna langsung ngasih selembar duit serebu buat tu kernek dan duit 50 gue dikembaliin. wah senengnya gue sampe terharu gue yg dr tadi udah siap dengan ribuan makian tiba2 terenyuh dengan sikap tu bapak. ternyata masih ada orang baik di kota ini ga berenti gue bilang makasih berkali2 buat tu bapak. lanjut tu bapak nanya ke gue "mau kemana mb?" gue jawabin saya mau pulang pak kebetulan udah libur kuliah. "oo" ucapnya ramah. langsung gue lanjutin saya juga ga ngerti pak ama tu kernek di bus bus yg laen ongkosnya juga segitu kok pak tapi ga tau kenapa ama yg ini dimintain lagi. trus tu bapak nanggepin "kali karna mb dikira orang baru"ucapnya lagi mungkin ya pak saya juga ga ngerti ucap gue. jujur gue rada nahan nangis pas tu bapak dengan ikhlas bayarin duit gue yg kurang, karna tu bapak udah sampe jd dia turun duluan. ga terasa gue udah sampe di tujuan gue akhirnya gue turun dengan susah payah dengan ransel dan tentengan gue. tu kernek nolongin gue dia ambil tentengan gue dia taro diluar duluan bukan ditaro tepatnya tapi di lempar ketepi jalan. mau ngamuk gue ama tu kernek sialan tp gue rasa juga percuma soalnya tuh bus kota udah lewat jauh.
dalam hati gue terharu dengan kebaikan hati bapak2 tua itu. tapi disisi lain gue miris sekaligus empet ama kelakuan tu kernek bus kampret sialan yg ga punya hati nurani. terlalu banyak kejadian kejam yg gue udah alami di kota ini kota yang bahkan bagi sekian orang bergidik apabila mendengar namanya. mulai dr kecopetan sampe ketidak ramahan sikap individunya udah pernah gue alami. pernah suatu hari gue hampir dibikin nangis sama mbak mbak spg toko pas gue mau nego harga dia bales gue pake ngenbentak. begitu banyak pengalaman yang menyakitkan hati di kota ini kota yang begitu gue benci dengan segala ketidak ramahan dan ketidak baikan nya. tapi tak bisa gue pungkiri disisi lain hati gue, gue begitu mencintai kota yang beberapa tahun kedepan akan menjadi permulaan masa depan gue. kota dimana tempat gue menimba ilmu mencicipi kejamn dan kerasnya hidup. walau kebencian gue terkadang membuncah gue tetap mencintaimu kota (gue ga ingin menyebut namanya). tapi untuk beberapa minggu kedepan gue bener2 bersyukur untuk pergi dr kota ini sejenak melepas penat dan emosi jiwa sampai jumpa lagi kira2 tiga minggu kedepan sampai masa liburan gue habis gue bakal balik lagi.
Jumat, 08 Januari 2010
08 01 2010
ya kali ini gue ga sedang memaparkan cerita konyol yang terjadi dalam hidup gw. kali ini gw mencoba menceritakan sisi lain dr hidup yang ga selamanya penuh dengan tawa. walaupun hidup gw juga masih di penuhi dengan kejadian kejadian konyol tentunya. pagi ini gw udah janji bareng temen bakal kerja kelompok di pustaka daerah, atau biasanya anak anak sering nyebut dengan pusda. gw inisiatif untuk pergi sebelum jam shalat jumat dan naik bus dr kampus. tujuanya tak lain dan tak bukan adalah supaya rada ngirit soalnya kalo berangkat dr kampus ongkosnya rada murah dan langsung stop di depan pusdanya itu ga perlu naek bus dua kali, cukup sekali doang. perjalanan dr keluar kost sampe terminal lancar2 aja tanpa ada hambatan dan kendala. akhirnya gw sampe di terminal bus kampus. dengan segera gw celingak celinguk nyari bus kosong, berhubung gw cuma sendiri jd ya ga terlalu ribet la buat nemuin satu bangku kosong doang. finally gw dapet satu bangku yang lumayan nyaman deket dr pintu. setelah gw duduk dan bus hendak jalan gw baru nyadar kalo yg jd kernet tu bus adalah seorang anak kecil. menurut gw umurnya ga lebih dr 9 th. tingginya paling cuma 130 cm tubuhnya ga terlalu kurus ya boleh dibilang sedikit terawat lah. sampainya di pintu gerbang kampus tu anak kecil turun trus lari kearah pos restribusi trus ngasiin karcis. dengan langkah kecilnya dia berlari mengejar bus yang sudah jalan dengan langkah2 kecilnya akhirnya dia bisa mengapai pegangan deket pintu dan kembali gelayutan di pintu kyk yg dilakuin kernek2 bus kota pada umumnya, yang sudah dewasa tentunya. miris banget gw liat nya anak segede gitu udah berurusan sama yang namanya kekejaman dunia.
well cerita lanjut lagi pas gw udah selesai kerja kelompok dan berniat pulang ke kostan gw. pas gw lagi nunggu bus ternyata di depan jalan lagi ada polisi razia, jadi sopir2 bus ga ada yag berani berhenti di tempat biasa mangkal. karena tempat mangkal biasa itu bisa di bilang ilegal. jd gw lumayan lama berdiri2 di deket tempat mangkal sambil nungguin tu polisi pergi dan segera bus mau berhenti dan gue bisa pulang. pas gue lagi nunggu lagi2 mata gue ngeliat pemandangan yang bener2 miris kali ini gw ngeliat ibu tua paru baya nuntunin anaknya yg buta, sambil bawa2 tape kecil dan mikrofon menyusuri koridor ruko2 yg ada di sepanjang jalan. di guratan wajahnya seperti terlihat tu ibu ga pamrih walopun harus keliling kota sampil nuntunin anak gadisnya yang buta. bener bener pemandangan yang sangat luar biasa buat gue walaupun mungkin ga banyak orang yang menyadari keberadaan mereka berdua. hari ini gw dapet banyak banget pelajaran tentang hidup yang selamanya ga seindah lukisan TUHAN pada atap langit yang menjamah awan. pelajaran berharga hidup itu penuhilah dengan bersyukur.
berbahagaialah kalian yg bisa merengkuh angan dalam pelukan
coba lihat keluar dimana tangan tangan kekerasan mencengkram setiap peluang
kalaulah doa yang selalu terucap belum di ijabah
mungkin bukan karena doa yg belum terkabul
tapi karena doa yg berlebihan tanpa usaha yg keras...
well cerita lanjut lagi pas gw udah selesai kerja kelompok dan berniat pulang ke kostan gw. pas gw lagi nunggu bus ternyata di depan jalan lagi ada polisi razia, jadi sopir2 bus ga ada yag berani berhenti di tempat biasa mangkal. karena tempat mangkal biasa itu bisa di bilang ilegal. jd gw lumayan lama berdiri2 di deket tempat mangkal sambil nungguin tu polisi pergi dan segera bus mau berhenti dan gue bisa pulang. pas gue lagi nunggu lagi2 mata gue ngeliat pemandangan yang bener2 miris kali ini gw ngeliat ibu tua paru baya nuntunin anaknya yg buta, sambil bawa2 tape kecil dan mikrofon menyusuri koridor ruko2 yg ada di sepanjang jalan. di guratan wajahnya seperti terlihat tu ibu ga pamrih walopun harus keliling kota sampil nuntunin anak gadisnya yang buta. bener bener pemandangan yang sangat luar biasa buat gue walaupun mungkin ga banyak orang yang menyadari keberadaan mereka berdua. hari ini gw dapet banyak banget pelajaran tentang hidup yang selamanya ga seindah lukisan TUHAN pada atap langit yang menjamah awan. pelajaran berharga hidup itu penuhilah dengan bersyukur.
berbahagaialah kalian yg bisa merengkuh angan dalam pelukan
coba lihat keluar dimana tangan tangan kekerasan mencengkram setiap peluang
kalaulah doa yang selalu terucap belum di ijabah
mungkin bukan karena doa yg belum terkabul
tapi karena doa yg berlebihan tanpa usaha yg keras...
Senin, 12 Oktober 2009
senin, 12 oktober 2009
well, pagi ini gw bangun agak telat(bukan agak tapi beneran telat) gara gara semalem begadang nonton dvd. setelah bergegas mandi gue langsung siap siap buat ngampus dengan semangat membara dan tak lupa melafaskan basmallah gue melangkahkan kaki meninggalkan kost menuju kampus. karena udah kesiangan gue langsung aja naek angkot yang udah berhenti di jalan depan kost gue tanpa pikir panjang lagi. setelah lari lari turun dr angkot bak pejuang 45 yang akan merebut kemerdakaan dari tangan penjajah akhirnya gue sampai di kelas sesampainya dikelas gue kaget bukan kepalang kepalang bukan, karena setelah perjalanan panjang yng gue tempuh dan dipenuhi peluh yang membasahi tubuh gue dan semangat yang tak terkira. ternyata tu dosen gak masuk. alhasil setelah menempuh perjalanan panjang ini ternyata berbuah sangat teramat sangat sia sia.
berlanjut kemata kuliah kedua terntyata dosen nya juga gak masuk dan hanya menitipkan lembar foto copy buat kita kita. ternyata temen temen yg lain ng-lobi dosen yang bakal masuk selanjutnya biar masuknya dipercepat dan kita juga bisa pulang lebih cepet dr yang seharusnya . sepertinya dewi quan in sedang berpihak sama gue begitu banyak keberuntungan yg gue dapet hari ini sampe sampe rasanya gue pengen nangis sambil joget joget india di tengah tengah kampus. tapi niat itu tentu saja segera gue buang jauh jauh demi menhindari resiko yang akan terjadi selanjutnya. misal tiba tiba gue di kerubuni wartawan buat minta wawancara atau di kerubungi ama anak anak fakultas lain buat minta tanda tangan, sori buakanya gue gak mau tapi gue lagi sibuk banget. dan satu lagi tolong hargai privaci saya. setelah menyimak matakuliah terakhir dengan hikmat alhasil gue ngantuk berat. tapi dengan segenap semangat yang masih gue punya gue tetep nyimak pelajaran yang tersaji dan disajikan dengan baik sembail sesekali diselingi dengan permainan klasik ala anak sd yaitu bermain binggo.
setelah permainan binggo usai dilanjutkan dengan bengong menata proyektor dengan wajah terpaku (beh sadis amat muke gue dipaku) edit dengan muke yang sudah tertakdir cantik dan lucu plus imut sejak lahir. akhirnya masa masa suntuk dan menyuntukkan itu usai juga dengan senyum tekembang selebar lebarnya gue melangkahkan kaki kembali menuju kost tercinta tersayang dan terkacau (sebenerny gak jalan sih tapi nebeng sama motor kawan ) pas dijalan lagi boncengan tiba tiba ada angin kenceng banget gue langsung bilang ke temen gue kalo ini angin tiba tiba nerbangin kita bedua trus kita terputer puter di udara trus tiba tiba nyangkut di pepohonan dan ga bisa turun gimana??? (daerah kampus gue sangat sangat teramat sangat rimbun dan hijau) dan karena ke parnoan gue sama angin itu gue pun komat kmit baca doa supaya kita diberi keselamatan sampe kost gue yang jaraknya gak lebih dari 1km dari kampus.
sesampenya di kost tanpa babibu gue langsung masuk kamar tanpa ganti baju langsung tengkurep dengan indahnya di atas kasur. setelah sekian jam gue terlelap dengan beauty .gue bangun pas maghrib maghrib gitu trus temen kost gue komen kita kira lo gak pulang ca. gue jawabin dr tadi gue dikamar tidur pulang kul ujan ujan adem asoy banget dah tidur. trus lo denger gak balada tai kucing di kamar mandi c kata nya lg. eh tai kucing apaan kata gue binggung.seolah mngerti dengan kebingungan gue temen gue langsung ngejelasin kalo td dikamar mandi c ada tai kucing nya dan yang make tu kamar mandi ada dua orang anak 08 sama 09 dan kerenya anak 08 pura pura ga tau pas disuruh bersihin alhasil anak 09 yang polos dan rajin mengajilah yang jadi tumbal dah harus ngebersihin kamar mandi c yang dipenuhi tai kucing. trus pas abis makan malem kita ngereview kejadian beberapa hari yang lalu. pas kita lagi poto poto depan kampus tiba tiba dari arah yang tak terduga lewat segerombolan jejaka dan menhampiri kami dan ngajak poto bareng dengan tampang cengengesan takut tiba tiba pemuda pemuda itu ngambil batu trus nimpukin kita maka kita ia kan saja tapi ternyata kehendak para lelaki itu tidak bisa ditebak ternyata mereka ga mau dipoto tapi cuma ngeliatin kita poto poto ajah. gue gak nyangka ternyata global warming sangat bersampak kepada jiwa jiwa pemuda indonesia pada era ini. salah satu temen kost ku nyeletuk eh tau gak aq nanya sama itok (panggilan org yang semarga dalam batak) ternyata mereka mereka itu anak 04, gue dengan tampang nganga langsung bilang 04 wah penguasa penguasa banget dong. temen kost gue yang lain juga komentar serius lo anak 04 bused dah gak mau lagi gue ketemu ama mereka gue bakal nyari aman aja. gue langsung nge-ia-in. kyknya ampe seminggu kedepan gue gak bakalan makan di kantin teknik deh ucap gue getir. napa ca? tanya ru salah satu dari ke7 temen kos gue ya iyalah gue gak mau nyerahin nyawa ama tu kakak tingat gak lucu kan tiba tiba pas gue lagi jalan trus dipanggil dan ditanyain berbagai hal tentang kewarganegaraan( kyknya yg ini gak mungkin deh). trus gue disuruh koprol dari teknik sampe ilkom gara gara kejadian kemaren secara tu orang orang sempet gue katain ogah banget gue. banyak cara yang udah gue pikirin dalem otak gue buat ngindarin hal tak senonoh itu. karena kebanyakan mikir akhirnya gue tertidur dg lelap dikamar yang benar benar indah ini.
-finish-
berlanjut kemata kuliah kedua terntyata dosen nya juga gak masuk dan hanya menitipkan lembar foto copy buat kita kita. ternyata temen temen yg lain ng-lobi dosen yang bakal masuk selanjutnya biar masuknya dipercepat dan kita juga bisa pulang lebih cepet dr yang seharusnya . sepertinya dewi quan in sedang berpihak sama gue begitu banyak keberuntungan yg gue dapet hari ini sampe sampe rasanya gue pengen nangis sambil joget joget india di tengah tengah kampus. tapi niat itu tentu saja segera gue buang jauh jauh demi menhindari resiko yang akan terjadi selanjutnya. misal tiba tiba gue di kerubuni wartawan buat minta wawancara atau di kerubungi ama anak anak fakultas lain buat minta tanda tangan, sori buakanya gue gak mau tapi gue lagi sibuk banget. dan satu lagi tolong hargai privaci saya. setelah menyimak matakuliah terakhir dengan hikmat alhasil gue ngantuk berat. tapi dengan segenap semangat yang masih gue punya gue tetep nyimak pelajaran yang tersaji dan disajikan dengan baik sembail sesekali diselingi dengan permainan klasik ala anak sd yaitu bermain binggo.
setelah permainan binggo usai dilanjutkan dengan bengong menata proyektor dengan wajah terpaku (beh sadis amat muke gue dipaku) edit dengan muke yang sudah tertakdir cantik dan lucu plus imut sejak lahir. akhirnya masa masa suntuk dan menyuntukkan itu usai juga dengan senyum tekembang selebar lebarnya gue melangkahkan kaki kembali menuju kost tercinta tersayang dan terkacau (sebenerny gak jalan sih tapi nebeng sama motor kawan ) pas dijalan lagi boncengan tiba tiba ada angin kenceng banget gue langsung bilang ke temen gue kalo ini angin tiba tiba nerbangin kita bedua trus kita terputer puter di udara trus tiba tiba nyangkut di pepohonan dan ga bisa turun gimana??? (daerah kampus gue sangat sangat teramat sangat rimbun dan hijau) dan karena ke parnoan gue sama angin itu gue pun komat kmit baca doa supaya kita diberi keselamatan sampe kost gue yang jaraknya gak lebih dari 1km dari kampus.
sesampenya di kost tanpa babibu gue langsung masuk kamar tanpa ganti baju langsung tengkurep dengan indahnya di atas kasur. setelah sekian jam gue terlelap dengan beauty .gue bangun pas maghrib maghrib gitu trus temen kost gue komen kita kira lo gak pulang ca. gue jawabin dr tadi gue dikamar tidur pulang kul ujan ujan adem asoy banget dah tidur. trus lo denger gak balada tai kucing di kamar mandi c kata nya lg. eh tai kucing apaan kata gue binggung.seolah mngerti dengan kebingungan gue temen gue langsung ngejelasin kalo td dikamar mandi c ada tai kucing nya dan yang make tu kamar mandi ada dua orang anak 08 sama 09 dan kerenya anak 08 pura pura ga tau pas disuruh bersihin alhasil anak 09 yang polos dan rajin mengajilah yang jadi tumbal dah harus ngebersihin kamar mandi c yang dipenuhi tai kucing. trus pas abis makan malem kita ngereview kejadian beberapa hari yang lalu. pas kita lagi poto poto depan kampus tiba tiba dari arah yang tak terduga lewat segerombolan jejaka dan menhampiri kami dan ngajak poto bareng dengan tampang cengengesan takut tiba tiba pemuda pemuda itu ngambil batu trus nimpukin kita maka kita ia kan saja tapi ternyata kehendak para lelaki itu tidak bisa ditebak ternyata mereka ga mau dipoto tapi cuma ngeliatin kita poto poto ajah. gue gak nyangka ternyata global warming sangat bersampak kepada jiwa jiwa pemuda indonesia pada era ini. salah satu temen kost ku nyeletuk eh tau gak aq nanya sama itok (panggilan org yang semarga dalam batak) ternyata mereka mereka itu anak 04, gue dengan tampang nganga langsung bilang 04 wah penguasa penguasa banget dong. temen kost gue yang lain juga komentar serius lo anak 04 bused dah gak mau lagi gue ketemu ama mereka gue bakal nyari aman aja. gue langsung nge-ia-in. kyknya ampe seminggu kedepan gue gak bakalan makan di kantin teknik deh ucap gue getir. napa ca? tanya ru salah satu dari ke7 temen kos gue ya iyalah gue gak mau nyerahin nyawa ama tu kakak tingat gak lucu kan tiba tiba pas gue lagi jalan trus dipanggil dan ditanyain berbagai hal tentang kewarganegaraan( kyknya yg ini gak mungkin deh). trus gue disuruh koprol dari teknik sampe ilkom gara gara kejadian kemaren secara tu orang orang sempet gue katain ogah banget gue. banyak cara yang udah gue pikirin dalem otak gue buat ngindarin hal tak senonoh itu. karena kebanyakan mikir akhirnya gue tertidur dg lelap dikamar yang benar benar indah ini.
-finish-
Langganan:
Postingan (Atom)